Jumat, 09 Mei 2014

siem de jong ingin kembali ke indonesia

ANTARA/Andika Wahyu
Jakarta - Bagi Siem de Jong, kunjungannya ke Indonesia kali ini bukanlah yang pertama. Pernah mencetak gol ke gawang timnas Indonesia, De Jong kali ini ingin menjebol gawang Persija Jakarta.

De Jong sempat menginjakkan kakinya di Indonesia pada Juni 2013 lalu. Ketika itu, dia masuk dalam rombongan timnas Belanda yang menghadapi timnas Indonesia. Pada pertandingan yang dimenangi Belanda dengan skor 3-0 tersebut, De Jong mengemas dua gol.

Kini De Jong datang bersama Ajax Amsterdam untuk melawan Persija Jakarta pada Minggu (11/5) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pemain 25 tahun itu pun lantas berharap bisa kembali mencetak gol di Indonesia.


Messi Bantah Tak Betah di Barcelona

  •  Liga Spanyol
  •  
  •  1
  •  
  •  09 Mei 2014 13:48
JOSEP LAGO/AFP
Liputan6.com, Barcelona: Lionel Messi membantah isu yang menyebutkan ia tidak kerasan lagi di Barcelona. Ia mengaku masih cinta Barcelona dan tidak akan pergi dalam waktu dekat.

Beberapa waktu lalu tersiar kabar Messi ingin pergi Nou Camp. Ia dikabarkan kecewa dengan penurunan prestasi klubnya musim ini.

Itu sebabnya beberapa klub kaya seperti PSG dan Manchester City coba mendekatinya. Bahkan, The Citizens siap membayar Barcelona 160 juta pound untuk dapatkan striker asal Argentina itu.

"Banyak yang berbicara soal saya sepanjang tahun ini. Namun, semuanya tidak ada yang benar," kata Messi seperti dilansir Metro.

"Saya tegaskan kalau saya baik-baik saja di Barcelona. Semua berita di luar tidak berdasar," ujarnya menambahkan,

Messi mengalami musim yang tidak terlalu menyenangkan karena banyak mengalami cedera. Namun, pemain berusia 26 tahun itu tetap mencetak 36 gol dari 37 penampilan musim ini.
- See more at: http://bola.liputan6.com/read/2047692/messi-bantah-tak-betah-di-barcelona#sthash.oSLdaCxR.dpuf

Tutup Kemungkinan buat pindah "alves"

Bek Barcelona Ini Tak Tutup Kemungkinan untuk Pindah

  •  Liga Spanyol
  •  
  •  1
  •  
  •  09 Mei 2014 15:10
Dani Alves (AFP/Josep Lago)
Liputan6.com, Barcelona: Menurunnya prestasi Barcelona musim ini membuat Dani Alves kecewa. Bahkan, bek asal Brasil itu mengancam akan pindah musim panas nanti jika tidak ada perubahan di klub.

Ya, Barcelona terancam tanpa gelar musim ini. Pasalnya, mereka tinggal bergantung pada La Liga setelah gagal di Liga Champions dan Copa Del Rey. Padahal, posisi Barcelona di La Liga juga tidak menguntungkan karena masih tertahan di peringkat kedua klasemen.

"Hasil musim ini di luar perkiraan banyak orang. Kami butuh seseorang untuk membangkitkan energi agar bisa bangkit," kata Alves seperti dilansir RAC1.

"Jika kita memulai energi dengan negatif maka rencana tidak akan berjalan. Dan, jika energi ini tidak berubah, maka saya mungkin pindah. Jika saya bertahan musim panas nanti, tandanya energi di klub sudah berubah," katanya menjelaskan.

Di sisi lain, Alves mengaku akan mendukung klub jika jadi merekrut Luis Enrique untuk jadi manajer musim depan. Terlebih Enrique lebih mengenal karakter tim karena merupakan mantan pemain klub asal Catalan ini.
"Sebagai pemain, dia sangat fenomenal. Enrique juga melakukan pekerjaannya dengan baik di Celta Vigo," kata Alves.

"Namun kita semua tidak boleh gegabah. Musim ini belum selesai dan kita harus tenang."
- See more at: http://bola.liputan6.com/read/2047704/bek-barcelona-ini-tak-tutup-kemungkinan-untuk-pindah#sthash.JGqeBxPw.dpuf

Rabu, 07 Mei 2014

BIODATA PELATIH

BIODATA PELATIH 'CERDAS' PEP GUARDIOLA
 
Bagi para penggemar Barcelona atau yang lebih dikenal dengan sebutan Barcelonista, pasti sudah mengetahui siapa nama Pelatih Klub asal Catalan tersebut, siapa lagi kalau bukan Josep Guardiola. Pelatih yang juga mantan pemain Barcelona ini, bisa dibilang kunci sukses EL Barca dalam meraih banyak Trophy. Pelatih yang bertangan dingin, yang jago dalam mengatur strategi dan meracik strategi ini, dulunya saat masih berkarir sebagai pemain, ia berposisi sebagai Gelandang Bertahan. Diumurnya yang masih terbilang muda sebagai seorang pelatih, Guardiola menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih yang hebat, dengan memberikan banyak gelar untuk Messi Cs. Pelatih yang memiliki nama lengkap Josep Guardiola i Sala, lahir di Santpedor, Barcelona, Catalunya, Spanyol 18 Januari 1971. Bagi anda penggemar Klub Barcelona, ingin mengetahui Profil Pelatih, Riwayat Hidup, Perjalanan Karier, Kehidupan Pribadi, dan Biografi lengkap dari Pelatih Barcelona asal Spanyol ini. Berikut Profiles dan Biografi lengkap dari Josep Guardiola.


Profil Dan Biodata Lengkap Josep Guardiola


Informasi Pribadi

Nama lengkap : Josep Guardiola i Sala
Tanggal kelahiran : 18 Januari 1971 (umur 40)
Tempat kelahiran : Santpedor, Barcelona, Catalunya, Spanyol
Tinggi : 1.83 m (6 ft 0 in)
Posisi bermain : Gelandang bertahan

Informasi klub


Klub saat ini Barcelona (pelatih)

Karier junior

Gimnàstic Manresa
1983–1990 Barcelona

Karier senior

Tahun Tim Tampil (Gol)
1990–1992 Barcelona B 59 (5)
1990–2001 Barcelona 263 (6)
2001–2002 Brescia 11 (2)
2002–2003 Roma 4 (0)
2003 Brescia 13 (1)
2003–2005 Al-Ahli 18 (2)
2005–2006 Dorados 11 (1)

Tim nasional

1991–1992 Spanyol U-21 2 (0)
1992–2001 Spanyol 47(5)
1995–2005 Catalunya 7(0)

Kepelatihan


2007–2008 Barcelona B 
2008– Barcelona

Profil Guardiola


Josep "Pep" Guardiola (lahir di Santpedor, Barcelona, Catalunya, Spanyol, 18 Januari 1971; umur 40 tahun) merupakan seorang mantan pemain sepak bola Spanyol, yang kini menjadi pelatih sepak bola. Ia dahulu berposisi sebagai gelandang bertahan. Saat ini ia melatih Barcelona. Ia juga pernah bermain untuk tim nasional Spanyol dan tim nasional Catalunya.

Karier


Klub


Josep Guardiola pernah bermain untuk Barcelona B, Barcelona, Brescia, Roma, Al-Ahli, dan Dorados. Sepanjang karier klubnya, ia bermain 378 kali dan mencetak 17 gol.

Internasional

Josep Guardiola pernah bermain untuk tim nasional U-21 Spanyol, tim nasional utama Spanyol, dan untuk tim nasional Catalunya. Di tim nasional utama Spanyol, ia bermain 47 kali dan mencetak 5 gol. Ia turut membawa Spanyol juara pada Olimpiade Barcelona 1992.

Kepelatihan

Pada musim 2007–2008, Josep Guardiola melatih tim Barcelona B. Pada 8 Mei 2008, Joan Laporta, presiden FC Barcelona mengumumkan bahwa Josep Guardiola akan menggantikan Frank Rijkaard sebagai pelatih tim utama Barcelona. Guardiola menandatangani kontrak pada 5 Juni 2008.

Di musim awal kepelatihannya, Barcelona berhasil mengakhiri musim tanpa gelar dengan meraih tiga gelar sekaligus (treble), yaitu: La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions. Selain itu, Barcelona menjadi tim tersubur di di antara jajaran liga-liga terbaik Eropa dengan mencetak sekitar 150 gol di semua kompetisi.

Rumor Pindah Klub


Guardiola hanya sepakat tanda tangan perpanjangan hingga musim 2011-12 berakhir. Namun diluar itu, spekulasi masa depannya terus berkembang. Belakangan, dua klub raksasa, Chelsea dan Inter Milan agaknya tertarik untuk menggunakan jasa Guardiola yang dianggapnya moncer selama menangani Barca.

Gelar Yang Diraih

Pemain

Barcelona

* La Liga (6): 1990–1991, 1991–1992, 1992–1993, 1993–1994, 1997–1998, 1998–1999
* Copa del Rey (2): 1996–1997, 1997–1998
* Piala Super Spanyol (4): 1991, 1992, 1994, 1996
* Piala Eropa (1): 1991–1992
* Piala Winners UEFA (1): 1996–1997
* Piala Super UEFA (2): 1992, 1997

Spanyol

* Medali Emas Olimpiade: 1992

Individu

* Penghargaan Bravo: 1992
* Tim pilihan Piala Eropa UEFA: 1992, 2000
* Pemain terbaik Spanyol pada Olimpiade: 1992

Pelatih

Barcelona B

* Tercera División: 2008

Barcelona

* La Liga (2): 2009, 2010
* Copa del Rey (1): 2009
* Piala Super Spanyol (2): 2009, 2010
* Liga Champions UEFA (1): 2009
* Piala Super UEFA (1): 2009
* Piala Dunia Antarklub FIFA (1): 2009

Individu


* Pelatih Klub Terbaik IFFHS (1): 2009
* Pelatih Terbaik Penghargaan Don Balón (2): 2009, 2010
* Pelatih Eropa Terbaik Onze d'Or (1): 2009
* Pelatih Terbaik Trofi Miguel Muñoz (2): 2009, 2010
* Manajer Terbaik Dunia World Soccer Magazine (1): 2009
* Pelatih Terbaik Tim Terbaik UEFA (1): 2009
* Pelatih Terbaik menurut LFP (1): 2009
* Penghargaan Catalunya (1): 2009

Demikian sekilas mengenai Profil, Riwayat Hidup, Perjalanan Karir, Kehidupan Pribadi, dan Biografi lengkap dari Josep Guardiola, yang merupakan Pelatih Klub Barcelona asal Spanyol.

Rabu, 23 April 2014

Sejarah LIGA CHAMPION

Sejarah

Kejuaraan ini pertama kali dicetuskan oleh salah satu majalah olah raga Perancis. Trofi berbentuk piala yang dijuluki "The Big Ears" (Telinga Besar),dan trofi pertama berbeda dengan yang sekarang diperebutkan (dibuat oleh Stadellman). Piala yang diperebutkan sekarang adalah edisi ke-6. Pada awalnya kejuaraan memperebutkan piala bernama Piala Juara Klub Eropa atau European Champion Clubs' Cup, yang biasanya disingkat menjadi Piala Eropa (European Cup, dan berbeda dari Piala Eropa seperti yang dikenal di Indonesia sekarang ini yang merujuk kepada European Championship). Kejuaraan ini dimulai pada musim 1955/56 dengan menggunakan sistem gugur dua leg, yaitu setiap tim bermain dua pertandingan, satu tandang dan satu di kandang, dan tim dengan skor rata-rata tertinggi maju ke babak berikutnya. Hanya tim-tim juara liga di masing-masing negara, ditambah dengan pemegang juara pada saat itu, yang berhak ikut ajang kompetisi ini.

Format baru

Format dan namanya kemudian diganti pada musim 1992/93. Mulai saat itu, kejuaraan mempunyai tiga babak kualifikasi, satu babak kompetisi grup (tim-tim bermain dalam bentuk "tandang-kandang" seperti kompetisi reguler), dan kemudian empat babak final dengan sistem gugur. Semua babak kualifikasi dan pertandingan dengan sistem gugur dilangsungkan dengan dua leg, kecuali pertandingan final yang merupakan pertandingan tunggal yang diselenggarakan di sebuah tempat yang telah ditentukan oleh UEFA.

Pemegang gelar juara terbanyak

Real Madrid telah menjuarai kompetisi ini sembilan kali dan menjadi yang terbanyak di seluruh Eropa. Tim-tim yang paling sukses berikutnya adalah AC Milan (7 kali juara), Liverpool FC (5 kali juara), FC Bayern München (5 kali juara), AFC Ajax dan FC Barcelona (4 kali juara), Manchester United F.C. dan F.C. Internazionale Milano (3 kali juara).

Serba-serbi Liga Champions

Khusus bagi tim yang pernah juara Liga Champions minimal 5 kali tidak berturut-turut atau 3 kali berturut-turut, di lengan baju kiri akan terdapat logo Liga Champions dan tertulis jumlah piala yang dikoleksi. Seperi Ajax misalnya, karena juara pada tahun 1971, 1972 dan 1973 di lengan baju kiri terdapat logo Liga Champions disertai dengan jumlah piala yang didapat.
Tim yang mengenakan logo Champion di lengan yaitu: Real Madrid (juara 9 kali), AC Milan (juara 7 kali), Liverpool (juara 5 kali), Bayer Muenchen (juara 74, 75 dan 76) dan Ajax (juara 71, 72, dan 73)
Dalam 19 musim terakhir, hanya ada satu tim yang berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions (saat itu format dan namanya masih Piala Champions) selama dua musim berturut-turut, yaitu AC Milan yang kala itu masih berpredikat The Dream Team. Namun, setelah diubah formatnya menjadi Liga Champion, belum ada satu timpun yang berhasil mempertahankan gelar juaranya. Milan dan Juventus adalah tim dalam 15 musim terakhir yang berhasil meraih final secara 3 kali berturut-turut. Milan (1993, 1994 (Juara), dan 1995) dan Juventus(1996(Juara), 1997, dan 1998).
Pada akhir musim 2004/05 terjadi masalah. Liverpool yang juara Liga Champions pada musim itu berhak lolos langsung ke babak penyisihan musim depan, namun Liverpool di liga domestik ada di peringkat lima. Everton yang merupakan peringkat 4 mengajukan protes, sehingga Liverpool dan Everton tetap ikut Liga Champions musim depan (Everton lewat kualifikasi) dan Inggris pun punya lima tim ke Liga Champions (terbanyak dalam satu negara).

Lagu Tema Liga Champions UEFA

Pada tahun 1992, UEFA meminta kepada Tony Britten untuk membuat sebuah lagu tema untuk Liga Champions UEFA yang akan dimulai pada bulan Agustus 1992, dan dia kemudian mengadaptasi lagu George Frideric Handel yang berjudul Zadok the Priest.[1][2] Lagu tersebut kemudian dibawakan oleh Chorus of the Academy of St. Martin in the Fields, dengan iringan musik oleh Royal Philharmonic Orchestra.[1] Lirik lagu ini menggunakan tiga bahasa resmi UEFA: Bahasa InggrisPerancis, dan Jerman.[1] Chorus lagu ini dimainkan sebelum setiap pertandingan Liga Champions UEFA, dan juga sebelum dan sesudah setiap siaran pertandingan di televisi.[1] Lagu tersebut berdurasi kurang lebih tiga menit, dengan dua bait pendek dan chorus. Versi lengkap dari lagu tema ini tidak bisa dibeli atau diunduh secara legal, karena memang tidak pernah dirilis secara komersial.[1]
Kualifikasi
Kualifikasi untuk Liga Champions ditentukan oleh posisi tim-tim di liga domestik dan melalui sistem kuota; negara-negara yang mempunyai liga domestik yang lebih kuat diberikan lebih banyak tempat. Klub yang bermain di liga domestik yang lebih kuat juga mulai ikut pada babak yang lebih akhir. Misalnya, tiga liga terkuat, menurut peringkat UEFA, akan melihat juara dan runner-upnya langsung masuk ke babak fase grup, dan peringkat ketiga dan keempat masuk pada babak kualifikasi ketiga. Ada pengecualian pada peraturan ini; juara bertahan Liga Champions lolos secara otomatis ke babak grup tanpa tergantung posisi akhirnya di liga domestik. Dalam perputaran kompetisi liga Champion klub-klub bertarung sengit untuk menempati posisi teratas sehingga layak ikut serta kejuaraan ini.

Penayangan di Indonesia

Liga Champions di Indonesia awalnya tayang di RCTI sejak musim 1992/93 hingga musim 2011/12. RCTI menyiarkan Liga Champions sebanyak dua pertandingan secara langsung perpekannya disusul beberapa siaran tunda. Selain di RCTI, Liga Champions juga ditayangkan di stasiun televisi berbayar Vision 1 Sports yang kini dikenal dengan nama MNC Sports.
Mulai musim 2012/2013 hingga 2014/2015, Liga Champions di Indonesia akan ditayangkan oleh SCTV untuk siaran gratis dan Nexmedia untuk siaran berbayar.